Informasi Bisnis dan Ekonomi

Winamp, Software MP3 Favorit Pada Zamannya akan Kembali

13

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Jakarta, Itech– Winamp adalah perangkat lunak musik yang tampaknya tidak akan mati. Pitchfork mencatat bahwa pengembang baru-baru ini merilis pembaruan pertama program MP3 klasik dalam empat tahun.

Meskipun ini bukan perubahan yang sangat terlihat, para produser menggambarkannya sebagai puncak dari kerja keras bertahun-tahun. Ada perubahan tersembunyi yang signifikan, termasuk migrasi ke platform pengembangan yang jauh lebih baru.

Perangkat lunak ini memiliki sejarah panjang. Winamp merupakan nama  perangkat lunak dalam pemutaran musik yang telah ada dalam periode awal. Aplikasi tersebut merupakan rumah bagi semua MP3 yang dapatkan dari toko digital musik dan aplikasi peer-to-peer.

Baca Juga: Youtube Kembali Uji Fitur Baru Untuk Edit Video Menjadi Shorts

Baca Juga: BNI Dukung Puluhan Ribu UMKM Ekspor, BI : Perlu Diikuti Perbankan Lain

Kembalinya Winamp tidak akan menghidupkan kembali zeitgeist digital pergantian milenium. Aplikasi streaming musik masih mendominasi, dan ada kemungkinan pengguna lebih sering mendengarkan di ponsel atau speaker pintar daripada di PC. Namun, pada kenyatannya Winamp tetap menjadi alat untuk bernostalgia dengan dunia musik di masa lalu. (DAF)

Adsense

Baca Juga: SUCOFINDO Serahkan Sertifikat Halal Untuk UMKM Binaan Bank Indonesia

Baca Juga: Pos Indonesia dan BPMI Jalin Kerja Sama

Baca Juga: Bus Karya Anak Bangsa Hadir Di ASEAN Paragames Solo 2022

Baca Juga: Menkeu Tekankan Keterbukaan Informasi Publik Bentuk Kepedulian Terhadap RI

Baca Juga: Apple Tidak Lagi Wajibkan Karyawan Perusahaan Pakai Masker

Advertisements

2 Comments
  1. […] Baca Juga: Winamp, Software MP3 Favorit Pada Zamannya Akan Kembali […]

  2. […] Baca Juga: Winamp, Software MP3 Favorit Pada Zamannya Akan Kembali […]

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More