Lakukan Transformasi dan Budaya Digital, BRI Raih Tiga Penghargaan Digitech Award 2021

Lakukan Transformasi dan Budaya Digital, BRI Raih Tiga Penghargaan Digitech Award 2021
Direktur Digital. Teknologi Informasi, dan Operasi Indra Utoyo (tengah) saat menerima penghargaan pada acara Digitech Award 2021 yang diselenggarakan oleh Majalah Itech bertempat di Hotel Mulia, Jakarta (31/03/2021

Itech, Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meraih tiga penghargaan bergengsi diajang Digitech Award 2021. Sebab lembaga keuangan terbesar di Indonesia ini dinilai layak memerolehnya lantaran telah menerapkan transformasi digital dan budayanya dalam seluruh pola proses bisnisnya.

Tiga penghargaan berpredikat bintang lima Diamont itu adalah The Best IT Development & Innovation, The Best IT Leadership, dan The Best Chief Information Officer yang diterima langsung oleh Direktur Digital. Teknologi Informasi, dan Operasi Indra Utoyo.

“Dengan adanya pandemi ini, kita bersyukur bahwa bukan hanya penggunaan teknologi digital yang meningkat, tapi jumlah dan value transaksinya juga meningkat tajam.  Pemakaian digital mengalami ledakan atau explosen di selama tahun 2020. Bahkan peningkatan user ke digital itu mencapai 400 persen sejak Januari-Desember 2021,” ujar Indra Utoyo saat presentasi di sesi Sharing pada acara Digitech Award 2021, Jakarta, (31/03/2021).

Sebagai lembaga keuangan yang mempunyai target menjadi The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion ini menegaskan bahwa ini adalah tantangan yang besar. Maka salah satu cara mudahnya adalah transformasi dan inovasi digital.

“Bahkan menurut penelitian yang dilakukan ICE dan Microsoft, BRI dikatakan sebagai the Lager and Bigest Microfinance In The World. Ini bisa dilihat dari bagaimana BRI bisa melayani sebanyak-banyaknya nasabah, sesering-seringnya, dan se murah-murahnya. Ini tak lain solusinya adalah Digital,” katanya.

Adsense
Loading...

Menurut Indra, digitalisasi di pelbagai bidang keuangan ini setidaknya menimbulkan dua akibat. Pertama, dampaknya masyarakat akan exciting karena dia memberikan banyak kemudahan, inovasi, jadi bisa bertumbuh signifikan. Dan dampak yang kedua adalah timbulnya scary atau ketakutan karena risiko sibernya besar sekali.

Maka dari itu sangat dibutuhkan kolaborasi yang menguntungkan untuk perkembangan bisnisnya tetap survive and sustainable.

“Kolaborasi ini adalah inisiatif strategis untuk merangkul teknologi dan solusi baru untuk lebih memberdayakan ribuan usaha mikro, kecil dan menengah yang menjadi tulang punggung pemulihan ekonomi Indonesia.” kata Indra.

Baca uga: BRI Dorong Kolaborasi Demi Tingkatkan Keamanan Transaksi Digital

Adopsi kecerdasan buatan dan solusi cloud dapat mentransformasi operasional dan layanan digital milik BRI agar menjadi lebih efisien, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna layanan BRI. Sebab BRI yang kini memiliki 117 juta nasabah ini tentu mengalami kompleksitas yang tarafnya luar biasa. Kolaborasi dengan pelbagai pihak, termasuk dengan pemerintah dan lembaga-lembaga swasta lainnya diharapkan akan mempercepat pertumbuhan, baik dari sisi human resource maupun teknologi digitalnya itu sendiri. (ed.AS/itechmagz.id)

Advertisements
Loading...