Penggunaan Aplikasi Meningkat di Masa Liburan 2020

Jakarta, Itech- Di masa lockdown dan penambahan kasus COVID-19, musim liburan di tahun 2020 berbeda dari tahun sebelumnya – dan data yang baru diterbitkan oleh platform pemasaran aplikasi Adjust menunjukkan bahwa pengguna sangat aktif menggunakan telepon seluler di masa liburan agar dapat tetap terhubung dan mendapatkan hiburan.

Karena acara berkumpul banyak dilarang di tahun ini, penelitian Adjust menunjukkan bahwa masyarakat tetap berhubungan dengan teman dan keluarga melalui aplikasi komunikasi sosial; di mana jumlah instalasi di Hari Natal meningkat sebesar 25% dibandingkan dengan rata-rata di bulan Desember.

Di Indonesia dan Vietnam, frekuensi pengguna berkirim pesan dan melakukan panggilan suara meningkat selama masa liburan. Jumlah instalasi aplikasi komunikasi sosial di hari Natal meningkat sekitar 7% di atas rata-rata bulan Desember di Indonesia dan meningkat sekitar 11% di Vietnam. Pada tanggal 31 Desember, jumlah instalasi meningkat sebesar 11% di Indonesia dan meningkat sebesar 17% di Vietnam.

Jumlah instalasi untuk aplikasi makanan dan minuman di Jerman meningkat sebesar 82% pada tanggal 24 Desember dan meningkat sebesar 54% pada tanggal 31 Desember – jumlah sesi juga meningkat sebesar 62% dan 49%. Para pengguna di AS juga sangat tertarik dengan resep baru, jumlah instalasi meningkat sebesar 57% pada masa Natal dan meningkat sebesar 42% pada tanggal 31 Desember. Inggris melaporkan bahwa jumlah sesi meningkat sebesar 62% pada masa Natal dan meningkat sebesar 52% pada tanggal 31 Desember.

Aplikasi pemesanan makanan mengalami penurunan di Jerman pada tanggal 24 Desember, di mana jumlah instalasi menurun sebesar 75% tetapi kemudian kembali meningkat hingga 47% di atas rata-rata pada tanggal 1 Januari. Di Inggris, jumlah instalasi menurun sebesar 65% dan kemudian kembali meningkat hingga mencapai 47% di atas rata-rata. Di AS, jumlah instalasi menurun sebesar 25% dan kemudian kembali meningkat hingga mencapai 42% di atas rata-rata.

Jumlah instalasi aplikasi musik meningkat sebesar 118% di Inggris dan meningkat sebesar 72% di AS pada Hari Natal, serta meningkat sebesar 87% di Jerman pada tanggal 24 Desember. “Pandemi dan pembatasan yang diterapkan di tahun 2020 telah secara signifikan mengubah gaya hidup pengguna dan cara mereka menggunakan aplikasi, hal serupa juga terjadi di masa liburan,” kata Paul H. Muller, co-founder dan CTO Adjust. Data kami menunjukkan bahwa aplikasi melengkapi masa liburan pengguna saat Natal dan Tahun Baru, serta kebiasaan baru yang berkembang di tahun 2021 seiring dengan berjalannya kembali kehidupan di masa lockdown.”

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pandemi tidak secara berdampak terhadap motivasi terkait resolusi Tahun Baru. Walaupun aplikasi kesehatan dan fitness mengalami penurunan signifikan pada masa Natal, jumlah pengguna langsung melesat pada minggu pertama bulan Januari di mana jumlah instalasi meningkat sebesar 89% dan jumlah sesi meningkat sebesar 24% dibandingkan dengan rata-rata di bulan Desember. Tren serupa juga terjadi pada aplikasi pelacakan kalori, yang tampaknya kurang diminati pada Hari Natal, tetapi jumlah instalasi kemudian meningkat pesat sebesar 91% dan jumlah sesi meningkat sebesar 34% pada minggu pertama di bulan Januari.

Aplikasi produktivitas – seperti tool untuk mengelola inbox, to-do list atau kalender – juga mengalami peningkatan, jumlah instalasi meningkat sebesar 51% dan jumlah sesi meningkat sebesar 12% pada awal bulan Januari. Masih berkaitan dengan peningkatan diri, banyak pengguna berencana untuk mempelajari bahasa baru pada tahun ini sehingga jumlah instalasi aplikasi bahasa meningkat sebesar 35% pada minggu pertama di bulan Januari. (red)

Comments are closed.