Indosat Ooredoo bersama Bobble AI Hadirkan Solusi Keyboard Android

Jakarta, Itech- Indosat Ooredoo, yang baru-baru ini dinobatkan sebagai merek telekomunikasi dengan pertumbuhan tercepat ke-6 di dunia dengan 60 juta pelanggan dan dikenal dengan perluasan jaringan 4G berkualitas video yang agresif untuk pengalaman pelanggan terbaik, mengumumkan strategi kemitraan jangka panjang dengan Bobble AI, sebuah platform media percakapan bertenaga Artificial Intelligence (AI) yang menawarkan solusi keyboard smartphone yang sangat menarik kepada lebih dari 50 juta pengguna di seluruh dunia.

Kemitraan ini memperkuat komitmen Indosat Ooredoo untuk memastikan pelanggannya mendapatkan pengalaman seluler terbaik. Bobble AI Keyboard dengan kemampuan mengetik bahasa daerah dan dialek lokal, kini telah terintegrasi di dalam versi Android dari myIM3, aplikasi pelayanan mandiri Indosat Ooredoo.

Mengomentari kemitraan tersebut, Ritesh Kumar Singh, Chief Commercial Officer, Indosat Ooredoo, mengatakan, “Terlepas dari tantangan pandemi COVID-19, Indosat Ooredoo terus meluncurkan penawaran digital baru yang inovatif untuk mendukung gaya hidup online pelanggan. Kami selalu merasakan adanya celah kebutuhan, di mana kami dapat mengaktifkan penyedia layanan digital melalui antarmuka yang sangat menarik.

Keyboard sebagai fitur yang paling banyak digunakan di smartphone sangat sesuai dengan model ini. Dengan kolaborasi unik semacam ini bersama Bobble AI, kami melihat peluang pertumbuhan yang luar biasa tidak hanya dalam hal pendapatan, tetapi terutama dalam merangkul keterlibatan dan loyalitas pelanggan.”

Mengomentari pengumuman terbaru, Ankit Prasad, Founder dan CEO, Bobble AI, menyampaikan, “Kemitraan dengan Indosat Ooredoo sejalan dengan visi Bobble AI yang lebih besar untuk mengeksplorasi sinergi dengan perusahaan telekomunikasi global dan produsen smartphone di berbagai wilayah.

Tren global seperti adopsi teknologi dan penyebaran internt yang serba cepat, ditambah dengan penetrasi smartphone menuntut bisnis untuk menciptakan hubungan yang lebih dekat dengan konsumen mereka dan pada dasarnya membuat layanan mereka mudah diakses, secara harfiah di ujung jari!” (red)