Beri Pengguna Lebih Banyak Kontrol Atas Postingan yang Disarankan, Instagram Uji Fitur Baru
Jakarta, Itech- Instagram sedang menguji dua fitur baru yang dirancang untuk membantu pengguna mengontrol lebih banyak dari apa yang mereka lihat di aplikasi, Meta mengumumkannya kemarin seperti yag dilansir dari techcrunch.com pada Rabu (31/08).
Pertama, perusahaan sedang menguji kemampuan bagi pengguna untuk menandai beberapa posting di halaman Jelajahi dengan opsi “Tidak Tertarik”. Meta mengatakan akan segera menyembunyikan postingan ini dan menahan diri untuk tidak menampilkan konten serupa di masa mendatang. Sebelum perubahan ini, pengguna hanya memiliki opsi untuk menggunakan fitur Tidak Tertarik pada satu postingan dalam satu waktu.
Perusahaan juga akan mulai menguji kemampuan bagi pengguna untuk memilih untuk tidak melihat postingan yang disarankan dengan kata, frasa, atau emoji tertentu dalam teks atau tagar. Instagram mencatat bahwa apakah pegguna melihat sesuatu yang tidak relevan atau telah beralih dari sesuatu yang dulu pegguna sukai, fungsi baru ini dapat digunakan untuk berhenti melihat konten yang menurut pengguna tidak menarik lagi.
“Penting bagi kami bahwa orang-orang merasa senang dengan waktu yang mereka habiskan di Instagram, jadi kami akan terus berupaya untuk memberi orang lebih banyak kontrol atas apa yang mereka lihat,” kata Meta dalam sebuah postingan blog.
Peluncuran fitur baru ini dilakukan karena Instagram baru-baru ini memutuskan untuk mengurangi sementara jumlah postingan yang disarankan yang dilihat pengguna. Perubahan tersebut mengikuti reaksi keras dari pengguna yang menyatakan kurang nyaman atas transisi bertahap aplikasi dari tempat di mana pengguna dapat melihat foto teman dan keluarga mereka menjadi aplikasi yang penuh sesak dengan posting yang direkomendasikan.
Pada saat itu, kepala Instagram Adam Mosseri mengatakan bahwa aplikasi tersebut akan mengurangi sementara jumlah postingan yang direkomendasikan yang dilihat pengguna agar aplikasi menjadi lebih baik dalam memberi peringkat dan menyajikan rekomendasi kepada pengguna. Mosseri mengatakan perubahan itu tidak permanen, yang berarti Instagram masih akan fokus pada postingan yang disarankan.
Terakhir, pengguna Instagram memiliki kemampuan untuk menyesuaikan kontrol konten sensitif untuk melihat lebih banyak atau lebih sedikit beberapa jenis konten sensitif. Perusahaan mencatat bahwa pengguna mungkin melihat beberapa konten di aplikasi yang tidak melanggar aturan mereka tetapi masih mengganggu untuk dilihat.
Pengguna dapat melihat pengaturan Kontrol Konten Sensitif dengan membuka profil mereka, mengetuk menu Pengaturan dan memilih kontrol Konten Sensitif. (DAF)
Baca Juga: Twitter Sebut Bug Keamanan Android Berikan Akses Ke Pesan Langsung
Baca Juga: Meta Uji Platform Live Streaming Bagi Influencer Bernama Super
Baca Juga: Intip Serunya Menginap di Vega Hotel Gading Serpong
Comments are closed.