Jakarta, Itech- CEO Microsoft Satya Nadella menyampaikan tiga pesan untuk industri teknologi Indonesia. Ketiga hal tersebut diperlukan agar ekonomi digital Indonesia bisa berkembang dengan baik. Pasalnya, ekonomi digital bukan hanya persoalan bagaimana menyediakan konsumsi bagi konsumen, namun yang lebih penting adalah bagaimana perusahaan dapat memberikan produktivitas dan pertumbuhan yang sifatnya inklusif, dapat dipercaya, dan berkelanjutan.
“Saya akan mengatakan ada tiga pertimbangan utama. Ketika dunia menjadi lebih digital, kita membutuhkannya untuk menjadi lebih inklusif. Itu juga perlu dipercaya,” kata Pria asal India itu, saat mengisi keynote dalam acara Digital Economy Summit 2020 di Jakarta, Kamis (27/2), seperi dikutif Kumparan.com. “Ini adalah tempat di mana saya pikir semua orang harus membangun kepercayaan dalam teknologi. Dunia perlu pindah ke dunia yang jauh lebih berkelanjutan,” sambungnya.
Nadella sendiri sepakat dengan visi Presiden Joko Widodo yang menganggap bahwa Indonesia punya sumber daya yang cukup untuk menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar. Menurut bos Microsoft tersebut, perkembangan teknologi dalam 10 tahun terakhir memang mengubah cara bagaimana manusia hidup, termasuk ekonomi, dibandingkan dengan masyarakat terdahulu.
Di akhir pidatonya, Nadella menyampaikan kekagumannya pada dua sosok asal Indonesia. Salah satunya adalah Ria Miranda, wanita 34 tahun asal kota Padang, Sumatera Barat, yang merupakan perancang hijab terkenal. Ria menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) buatan Microsoft yang bernama Rinna untuk menghasilkan aneka desain hijab dari beragam
“Ria menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk membawa kreativitasnya ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Nadella seraya menambahkan, apa yang dilakukan Miranda saat ini menggambarkan bagaimana teknologi mampu berdampak positif terhadap kreativitas pola bisnis usaha.
Selain Miranda, Nadella juga kagum dengan pemuda 16 tahun asal Indonesia yang bernama Michael Sitorus. Menurut dia, Michael yang berasal dari Ungaran, Jawa Tengah, sukses melestarikan budaya Indonesia lewat dunia virtual, dengan cara membangun Monumen Nasional (Monas) dan Candi Borobudur di dalam game Minecraft yang juga dimiliki oleh Microsoft.
“Michael menciptakan menara yang inspiratif, yaitu Monumen Nasional dan Candi Borobudur di dunia virtual yang turut membantu untuk melestarikan budaya sejarah untuk generasi mendatang,” pungkas Nadella. (red)
Comments are closed.