UangTeman Raih Dana Segar

25

Jakarta, Itech- UangTeman mendapatkan kucuran dana segar dari Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna). Kerja sama ini merupakan kolaborasi strategis antara fintech lending dengan perbankan untuk mendorong optimalisasi penyaluran pembiayaan usaha mikro dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

VP Corporate Finance & Investor Relations UangTeman Irfan Sidik mengatakan kerja sama ini menjadi salah satu bukti kolaborasi yang saling bermanfaat antara fintech lending dan perbankan untuk menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat Indonesia. Inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen industri keuangan dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional saat ini.

“Momentum yang baik ini dapat menjadi semangat baru bagi masyarakat dalam mendapatkan alternatif permodalan secara digital dan tanpa tatap muka di masa pandemi COVID-19. Kegiatan ini juga menjadi bagian strategi jangka panjang kami untuk memberikan fasilitas pembiayaan yang mudah dan cepat,” kata Irfan setelah penandatanganan perjanjian kerja sama di kantor Bank Sampoerna, Rabu (7/10).

Irfan menambahkan peranan fintech lending di masa pandemi COVID-19 masih menjadi peluang yang baik karena teknologi digital yang digunakan oleh fintech lending dapat menyasar masyarakat luas dengan lebih akurat dan cepat. UangTeman dan Bank Sampoerna melihat bahwa usaha mikro dan kecil merupakan salah satu penggerak ekonomi yang dapat menjadi pendorong dalam pemulihan ekonomi nasional Indonesia.

Sementara, SVP Head of Corporate Affairs UangTeman Roberto Sumabrata menjelaskan kerja sama ini sebagai salah satu upaya mendorong penyaluran kredit sekaligus mitigasi risiko melalui kemapanan infrastruktur digital yang dimiliki fintech lending. Kerja sama seperti ini juga dapat menjadi contoh baik untuk industri perbankan dalam mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia.

“Kerja sama dengan fintech lending menjadi salah satu sarana yang baik dari teman-teman di industri perbankan untuk dapat menyalurkan kredit kepada masyarakat yang membutuhkan dengan basis teknologi informasi yang cepat dan akurat. Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi salah satu media pendorong digitalisasi UMKM di Indonesia,” kata Roberto. (red)