Tokocrypto Resmi Perdagangkan Token Sandbox (SAND)

29

Kika: Co-Founder & CEO Tokocrypto Pang Xue Kai bersama COO Tokocrypto Teguh Kurniawan Harmanda.

Jakarta, Itech – Sandbox, dunia virtual tempat para pemain dapat membangun, memiliki dan memonetisasi pengalaman bermain game di Blockchain Ethereum menggunakan NFT dan SAND, token utilitas platform, mengaku sangat senang mengumumkan bahwa SAND telah resmi terdaftar di bursa aset kripto teregulasi di Indonesia, yaitu Tokocrypto. SAND adalah token utilitas dibawah jaringan Ethereum ERC-20 yang juga akan menjadi media pertukaran dalam Sandbox Metaverse.

“Sandbox berkomitmen untuk menawarakan layanan ini kepada para pemain dan antusias kripto di arena teknologi blockchain”, kata Sebastien Borget, COO Sandbox.

Token ini menawarkan pengalaman terbaik pada pemainnya tanpa adanya batasan kreatifitas. Para pemegang token memiliki kesempatan untuk menjelajahi pengalaman baru dan menghasilkan penghasilan tambahan melalui token ini. Selain itu, pengguna juga dapat melakukan jual beli dalam ekosistem Sandbox dengan token SAND.

“Kerjasama dengan Tokocrypto ini menandakan sebuah lompatan dari perjalanan Sandbox untuk membangun visibilitas internasional dan memperluas jangkauan globalnya”, lanjut Sebastien.

“Ini adalah momen yang sangat berkesan bagi kami untuk akhirnya bisa berkolaborasi dengan Sandbox. Hal ini merupakan salah satu dari agenda kami untuk menghadirkan lebih banyak pengalaman di dunia kripto bagi para nasabah setia Tokocrypto”, kata Pang Xue Kai, CEO dan Co-Founder Tokocrypto.

Token SAND memiliki persediaan terbatas, sebesar 3,000,000,000 yang membuatnya sangat berharga bagi para investor. Nasabah dapat memperdagangkan SAND terhadap USDT dan BTC di platform Tokocrypto sejak 16 Oktober 2020. (red)