Habibie Awards akselerasi Jadi Habibie Prize (Nobel Prize)

10

Jakarta, Itech – Penganugerahan Habibie Award merupakan acara yang sangat penting dan bergengsi, khususnya bagi para ilmuwan (periset) di Indonesia. Sejak tahun 1999, penyelenggaraan Habibie Award diselenggarakan oleh Yayasan SDM IPTEK. Sampai dengan Tahun 2019, telah di anugerahkan Habibie Awards kepada 66 orang penerima penghargaan tersebut.

Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro mengharapkan Habibie Award dapat menjadi penghargaan tertinggi bagi para peneliti, perekayasa, dan dosen yang berkontribusi besar di bidangnya.

“Adanya Habibie Award dapat memperkaya kriteria dan atau jenis penghargaan, bagi para peneliti/periset dan perekayasa Indonesia. Oleh sebab itu, kita ingin jadikan penghargaan ini sebagai The Ultimate One. Anugerah tertinggi untuk peneliti, yang kedepannya diharapkan agar menjadi bergengsi seperti layaknya Nobel Prize,” ungkap Menristek/Kepala BRIN Bambang PS Brodjonegoro dalam sambutannya pada agenda Penandatanganan Piagam Serah Terima Habibie Award dari Yayasan SDM IPTEK kepada Kementerian Ristek/BRIN.

Serah terima ini dilakukan melalui telekonferensi menggunakan aplikasi daring, di Jakarta, Jumat (6/10). Kemenristek/BRIN telah bersepakat dengan Yayasan SDM IPTEK, untuk berkolaborasi dalam penyelenggaraan Habibie Award yang akan dimulai Tahun 2020.

Dengan penandatangan ini, maka selanjutnya Habibie Award akan bernama Habibie Prize. Nama Habibie Prize diberikan karena Pemerintah dalam hal ini Kemenristek/BRIN, berniat untuk mengakselarasi perhargaan ini ke tingkat Internasional di masa yang akan datang.

“Dengan demikian Habibie Prize tidak lagi hanya menjadi kegiatan Yayasan SDM IPTEK, tetapi akan menjadi agenda tahunan dari Kemenristek/BRIN, yang akan ditingkatkan menjadi penganugerahan SDM IPTEK ke level Internasional. Agenda Habibie Prize tahun ini diadakan pada 10 November, sebagai rangkaian acara penutupan Hakteknas dan pembukaan Indonesian Innovation Expo 2020,” jelas Menteri Bambang.

Penghargaan Habibie Prize akan diberikan kepada perseorangan atau badan yang dinilai aktif dan berjasa besar dalam menemukan, mengembangkan dan menyebarluaskan berbagai kegiatan IPTEK yang baru ( innovative) serta bermanfaat secara berarti ( significant) bagi peningkatan kesejahteraan, keadilan dan perdamaian.

Habibie Award ( Habibie Prize) terdiri dari lima kategori, yaitu Bidang Ilmu Dasar; Bidang Ilmu Kedokteran dan Bioteknologi; Bidang Ilmu Rekayasa; Bidang Ilmu Sosial, Ekonomi, Politik dan Hukum; Bidang Ilmu Filsafat, Agama, dan Kebudayaan. “Terima kasih kepada pemerintah dalam hal ini Kemenristek/BRIN telah mengangkat penghargaan ini ketingkat lebih tinggi sehingga harapannya dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat,” terang Ilham Akbar Habibie. (red)