BATAN Gelar Anugerah Jurnalistik

0
35

Jakarta, Itech- Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (MAPIPTEK) menggelar Anugerah Jurnalistik BATAN (AJB) 2020 bagi wartawan media cetak dan wartawan media online. Anugerah Jurnalistik BATAN merupakan lomba tahunan yang diadakan BATAN sejak tahun 2018 dalam rangka HUT BATAN yang jatuh pada 5 Desember.

AJB 2020 mengangkat tema Iptek Nuklir Mendukung Pembangunan Berkelanjutan, dengan sub tema: Aplikasi Teknologi Nuklir di Bidang Pertanian, Kesehatan, Industri, Energi, serta Bidang Keselamatan dan Keamanan. Teknologi nuklir terus dikembangkan di banyak negara untuk tujuan non-militer sehingga mampu memberikan beragam manfaat dan menjadi solusi terhadap permasalahan kehidupan manusia.

Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadi anggota IAEA telah menaruh perhatian yang besar dalam pengembangan pemanfaatan nuklir untuk tujuan damai, sejak tahun 1950an. Kegiatan tersebut dijalani oleh BATAN.

BATAN sebagai lembaga riset milik pemerintah mempunyai tugas melakukan penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan teknologi nuklir untuk kesejahteraan manusia sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Ketenaganukliran. Beberapa kegiatan yang telah dicapai BATAN dalam menjalankan tugasnya melakukan penelitian pemanfaatan nuklir di bidang pertanian, kesehatan, industri, lingkungan dan energi.

Di bidang pertanian BATAN antara lain telah menghasilkan 21 varietas padi unggul tahan hama, umur panen yang pendek, dan rasanya enak serta produksinya mencapai 9-10 ton per hektar. Di bidang kesehatan, BATAN telah memproduksi radioisotop yang digunakan untuk mendiagnosa beberapa penyakit, salah satunya adalah penyakit kanker.

Di bidang energi, BATAN telah merancang pembangkit listrik bertenaga nuklir. Hal ini didukung penemuan sumber bahan radioaktif di beberapa daerah di Indonesia. Dengan demikian nuklir dapat menjadi salah satu alternatif bahan baku energiuntuk memenuhi kebutuhan listrik nasional, yang masih menjadimasalah di Indonesia. Sementara itu, sumber energiutama seperti minyak dan batubara sebagai bahan baku pembangkit listrik cadangannya telah menipis.

Di bidang kesehatan, BATAN pun telah lama mengaplikasikan teknologi nuklir untuk berbagai aspek medis, antara lain untuk diagnostik dan sterilisasi. Saat ini dunia tengah menghadapi Pandemi COVID- 19 yang telah menjangkiti jutaan orang hingga mengakibatkan banyak kematian. Dalam hal ini BATAN tak ketinggalan melakukan upaya memerangi virus mematikan ini diIndonesia dengan pendekatan teknologi nuklir. Inovasi yang dihasilkan antara lain terkait dengan aspek perancangan alat untuk penanganan pasien dan aspek pencegahan penularan. (red)