IPMG Dorong Transformasi Kesehatan dan Penguatan Ekonomi Indonesia

139

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

JAKARTA, Itech –  Perkumpulan industri farmasi multinasional yang berbasis penelitian dan pengembangan, International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) senantiasa berkomitmen untuk mendukung dan mendorong advokasi dan transformasi kebijakan Pemerintah untuk memfasilitasi percepatan akses terhadap obat dan vaksin inovatif yang berkualitas tinggi, efektif, dan aman bagi pasien di Indonesia.

Ketersediaan obat dan vaksin baru yang terbatas menjadi tantangan dalam menghadirkan harapan baru bagi masyarakat Indonesia akan pilihan terapi inovatif dengan pendekatan medis terkini. Hasil studi Pharmaceutical Research and Manufacturers of America (PhRMA) mengungkapkan bahwa diantara negara-negara G20 ataupun Asia Pasifik, ketersediaan obat baru di Indonesia yang paling rendah dimana hanya sembilan persen saja yang tersedia dari 460 obat baru yang diluncurkan secara global antara tahun 2012-2021. Data dari United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific pun menunjukkan bahwa Indonesia memiliki pangsa investasi sektor kesehatan terendah di antara negara-negara besar di kawasan Asia Pasifik pada tahun 2021. Padahal, Indonesia memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang menjanjikan.

Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Dra. Lucia Rizka Andalusia, Apt, M.Pharm, MARS, mengapresiasi upaya IPMG dalam berbagai program dan kegiatan yang berkolaborasi dengan Transformasi Kesehatan. Kolaborasi ini telah meningkatkan akses masyarakat terhadap obat-obatan inovatif, mendukung penelitian di Indonesia, dan mendorong produksi lokal.

“Kementerian Kesehatan mengapresiasi inisiatif IPMG yang diakui dalam rangkaian program dan kegiatan yang sinergis dengan Transformasi Kesehatan. Melalui kolaborasi, kami telah meningkatkan akses terhadap obat-obatan inovatif, mendukung penerapan penelitian di Indonesia, dan menggerakkan lokalisasi produksi,” ungkap Lucia melalui pernyataan resmi, Selasa (12/09).

IPMG Dorong Transformasi Kesehatan dan Penguatan Ekonomi Indonesia Melalui Upaya Percepatan Akses Terhadap Obat-obatan dan Vaksin Inovatif serta Kemitraan
IPMG Dorong Transformasi Kesehatan dan Penguatan Ekonomi Indonesia Melalui Upaya Percepatan Akses Terhadap Obat-obatan dan Vaksin Inovatif serta Kemitraan (IPMG Media Gathering)

Sejak awal didirikan tahun 2014, IPMG berupaya menjadi mitra layanan kesehatan yang inovatif dan strategis bagi pemerintah, pelaku sektor kesehatan lainnya dan masyarakat Indonesia.

Adsense

“Sejalan dengan transformasi kesehatan di Indonesia, IPMG meluncurkan inisiatif dan proyek kemitraan di bawah enam kerangka strategis yang diadopsi dari Kementerian Kesehatan. Untuk memastikan keberhasilan program, upaya IPMG memiliki capaian jangka pendek dan jangka panjang yang terukur. Kehadiran industri farmasi inovatif bukan hanya membantu masyarakat Indonesia mengakses obatobatan inovatif dan meningkatkan standar perawatan, tetapi juga akan menarik investasi penting untuk penelitian dan pengembangan,” ungkap Evie Yulin, Vice Chairwoman IPMG.

Terdapat lima program utama sebagai prioritas IPMG sepanjang tahun 2023. Di antaranya adalah akses ke obat-obatan inovatif, pengadaan obat-obatan berkualitas yang efisien dan transparan, edukasi pada batas kebijakan lokalisasi, promosi positif insentif non-diskriminatif untuk perkembangan industri, dan peningkatan nilai inovasi.

Anggota Dewan IPMG, George Stylianou, menjelaskan bahwa IPMG berkomitmen untuk membuka akses ke obat dan vaksin inovatif melalui empat prioritas advokasi, mulai dari tahap registrasi hingga ketersediaan di rumah sakit dan formularium nasional pemerintah, transparansi dalam pengadaan pemerintah, partisipasi dalam penyusunan kebijakan persyaratan lokal, dan peningkatan nilai inovasi dalam transformasi ketahanan kesehatan.

Sepanjang tahun 2022, IPMG berhasil melaksanakan berbagai kegiatan edukasi, pelatihan tenaga kesehatan, dan aktivitas advokasi bersama berbagai asosiasi, mencapai hampir 34.929 praktisi kesehatan dan rumah sakit, serta melaksanakan sekitar 101 kegiatan pelayanan komunitas yang mencakup program tanggung jawab sosial perusahaan, penggalangan dana pada masa pandemi dan bencana alam, filantropi, edukasi kesehatan masyarakat, dan kemitraan antara sektor swasta dan pemerintah. Lebih dari 35 persen produk obat inovatif dari anggota IPMG juga sudah tersedia dalam katalog JKN dan dapat dijangkau oleh pasien BPJS di Indonesia.

Anggota IPMG juga aktif terlibat dalam program edukasi masyarakat tentang penyakit dan promosi kesehatan. Mereka berkomitmen untuk menjadi mitra dan pendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan sistem kesehatan Indonesia serta memberikan akses masyarakat Indonesia kepada obat inovatif yang aman dan berkualitas standar internasional melalui kolaborasi, komunikasi berkelanjutan, dan penguatan ekosistem yang komprehensif.

Advertisements

Comments are closed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More