KPK Gandeng Balitbang Kominfo Ikut Andil Berantas Korupsi Lewat Literasi Digital
Jakarta, Itech – Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Balitbang SDM) Kementerian Informasi dan Informatika (Kominfo) siapkan kerja sama digital dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna tekan kasus korupsi di Indonesia.
Plt Kepala Pusdiklat Kominfo, Baso Saleh, menyampaikan tengah menyiapkan skema materi pelatihan literasi digital kepada pegawai negeri guna mendorong transformasi digital di Indonesia lebih cepat.
“Pelatihan ini kami siapkan, tidak hanya dengan memberikan wawasan, pengetahuan, tapi kami harap keikutsertaan bapak atau ibu sekalian menjadi motor penggerak transformasi digital, yang bukan hanya di lembaga publik tapi juga privat,” ungkap Saleh.
Disamping itu, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron berharap kerja sama ini dapat mendukung transformasi digital dan menjadi sarana pemberantasan korupsi.
“Kami harap Balitbang Kominfo berkolaborasi dengan KPK, untuk bersama, menjadi bagian pemberantasan korupsi, dengan mengukur implementasi, hasil, dan evaluasi pelatihan dari perspektif antikorupsi, hilangkan praktik curang,” ungkap melalui keterangan tertulis, Minggu, (1/1/2023).
Ghufron menyebut pihaknya berharap kerja sama ini dapat mendukung tercapainya ekosistem pelayanan masyarakat yang efektif dan efisien.
“Sehingga, transformasi digital tersebut berkontribusi pada upaya pemberantasan korupsi, yang hingga kini masih menjadi pemasalahan di Indonesia. Para peserta pelatihan tersebut diharapkan dapat menyebarkan hasil kepada lingkungan kerjanya agar pelayanan masyarakat yang efektif dan efisien bisa tercapai,” pungkas Ghufron ditulis (5/1/2023).
Sementara itu, pada kesempatan sebelumnya, Kepala Balitbang SDM Kementerian Kominfo, Hary Budiarto menjelaskan Kominfo terus berupaya untuk mewujudkan masyarakat digital yang dicanangkan dalam Roadmap Digital Indonesia 2021-2024. Menurut Hary , sektor masyarakat digital tersebut menjadi penopang utama ketiga sektor digital lainnya.
“Masyarakat digital sangat penting yang akan menentukan tiga sektor pembangunan digital Indonesia. Infrastruktur akan mubazir kalau tidak digunakan. Ekonomi tidak berjalan jika masyarakat tidak bisa memanfaatkan teknologinya. Begitu juga pemerintahan digital, jika SDM tidak siap maka pelayanan publik tidak akan terwujud,” jelasnya.
Baca Juga : BSN dan Balitbang Kominfo Kembangkan Kompetensi SDM TIK
Comments are closed.