Solusi ICT Lintasarta Perkuat Bisnis Industri Keuangan Non-Bank

85

Jakarta, Itech– Lintasarta sebagai perusahaan total solutions Information and Communication Technology (ICT), kembali meluncurkan solusi-solusi andal untuk membantu industri keuangan non-bank di Indonesia menghadapi fase New Normal yang sudah diberlakukan per awal Juni 2020. Untuk mewujudkan komitmen dan berkontribusi dalam perkembangan industri di Indonesia, Lintasarta telah menyiapkan produk dan layanan yang mampu membantu industri keuangan non-bank melayani kebutuhan pelanggan di tengah-tengah New Normal.

Solusi ICT ini diperkenalkan dalam webinar yang digelar khusus bagi para pelaku industri keuangan non-bank pada akhir pekan lalu. “Kebutuhan infrastruktur tiap industri berbeda-beda, tergantung masalah yang dialami. Sebagai contoh, perusahaan penyedia asuransi kini telah berfokus kepada dua hal penting, yaitu pengimplementasian strategi baru untuk tetap memenuhi kebutuhan klien di masa New Normal, dan efisiensi biaya pengeluaran,” kata Arya Damar, Presiden Direktur Lintasarta.

Kedua fokus tersebut kemudian dapat dibedakan kembali, secara internal dan eksternal. Kesiapan internal dimulai dari metode kerja para karyawan. “Bring Your Own Device (BYOD) yang sudah dilengkapi koneksi VPN seperti Mobile Workforce VPN dan subsidi koneksi Internet akan melancarkan proses bekerja karyawan di luar kantor,” tutur Arya.

Selain itu, persiapan gedung kantor untuk menerima pengunjung juga perlu diperhatikan dan disesuaikan dengan protokol kesehatan. Teknologi seperti Thermal CCTV dan Mask Detection, serta Digital Queuing System diharapkan mampu memutus mata rantai Covid-19. Sebagai contoh, klien yang ingin berkunjung ke kantor pelayanan dapat mendaftar dan mengawasi antrean melalui aplikasi dari gawai pintar sehingga akan mengurangi antrean dan keramaian di ruang tunggu.

Solusi Electronic Know Your Customer (E-KYC) bagi perusahaan asuransi dapat dimanfaatkan untuk mengakusisi klien baru untuk layanan asuransi Unit Link tanpa harus datang langsung ke kantor pusat atau cabang. “OJK mengharuskan adanya interaksi tatap muka dalam penjualan layanan Unit Link. Tetapi karena adanya pengurangan kontak fisik secara langsung, Lintasarta E-KYC dapat membantu proses tersebut mulai dari verifikasi data melalui video call hingga two-factor authentication,” kata Arya.

Efisiensi biaya merupakan hal yang tidak kalah penting untuk dilakukan di era New Normal. Dalam kebutuhan pemasaran digital misalnya, perusahaan harus memilah channel yang tepat agar target tepat sasaran serta budget yang dikeluarkan lebih efisien. Untuk membantu perusahaan asuransi memilih channel yang tepat, Lintasarta menyediakan solusi Lintasarta Intelligent Growth Analytics yang merupakan solusi digital marketing yang memungkinkan memahami pelanggan dan mempromosikan serta menjual produk yang sesuai dengan cara yang lebih efektif.

Lintasarta telah menyiapkan beberapa solusi-solusi andal lainnya seperti Lintasarta Managed Data Center Interconnect, Lintasarta Managed SD-WAN, hingga Lintasarta Managed Security. Semua solusi yang dikeluarkan Lintasarta sudah teruji dan mampu melayani lebih dari 2.100 pelanggan dari berbagai sekor industri dengan 45.000 jaringan di seluruh Indonesia. (red)